MAKNA SERTA NILAI FILOSOFIS SUBAK, BUDAYA BALI

Indonesia terkenal akan banyaknya suku serta tradisinya. Tradisi-tradisi tersebut melahirkan sebuah warisan kebudayaan yang masih terjaga hingga kini. Salah satunya subak yang ada di Jatiluwih, Bali. Unesco mengakui subak sebagai warisan budaya tak benda dan kemaren tepatnya 29 Juni, Google Doodle menampilkan Subak. Ternyata dibalik keindahannya, subak memiliki makna  serta nilai filosofis yang terkandung didalam warisan budaya ini. Mau tau ? simak terus :

Baca Juga : Suku dari Indonesia, Tradisi Mengasah Gigi

Sebelum menjelaskan tentang makna dan nilai filosofis mengenai subak, baik mengerti terlebih dahulu apa itu subak. Subak merupakan organisasi yang dibentuk oleh masyarakat sekitar khusus untuk mengatur sistem pengairan sawah dibali. Sawah-sawah ini merupakan tempat untuk bercocok tanam bagi petani sekitar. Untuk bibit yang ditanam di sawah ini adalah bibit lokal yaitu padi bali merah.  Pada bali merah ini merupakan produk unggulan yang bahkan telah menembus pasar internasional.

  • SEJARAH

Subak ini memiliki pura khusus yang sengaja dibangun oleh petani. Pura tersebut dibuat khusus untuk kepercayaan penduduk sekitar terhadap dewi Sri. Dewi Sri ini merupakan Dewi yang memiliki makna penting dan memiliki nilai filosifis bagi penduduk bali. Dewi Sri dipercaya oleh penduduk bali sebagai Dewi Kemakmuran dan Kesuburan. Subak merupakan hasil pengaruh Budaya Hindu yang turun temurun diwariskan diwilayah tersebut.

  • MAKNA SERTA NILAI FILOSOFIS

Subak ternyata memiliki makna filosofis didalamnya, yaitu setiap petani membutuhkan orang lain dan harus bekerja sama , saling bahu membahu serta tolong menolong guna menciptkan kedamaian dan kesuksesan dalam pertanian mereka. Hal ini merupakan bukti bahwa tradisi masyarakat di Indonesia telah lama mengenal budaya gotong royong.

SUBAK

SUBAK

  • ALASAN UNESCO

Setidaknya terdapat beberapa hal yang membuat Unesco menanggap Subak Jatiluwih sebagai warisan budaya tak benda,

  1. Subak Merupakan Warisan Budaya Nenek Moyang 

Subak sangatlah kental dengan kebudayaan penduduk sekitar dan jika dilihat dari sejarahnya, budaya bali dari dulunya merupakan budaya yang berbasis dengan pertanian. Jadi subak merupakan asli dan orisinil kebudayaan dari bali.

  1. Pemandangan yang indah

Selain dari budaya, Subak Jatiluwih dianggap sebagai warisan budaya tak benda dikarenakan memiliki nilai estetika yang sangat indah. Pemandangan yang terlihat sangat fresh dan merupakan destinasi wisata baik bagi wisatawan lokal ataupun mancanegara

  1. Bibit yang ditanam merupaka bibit lokal

Seperti yang admin ceritakan sebelumnya, bibit yang ditanam di pertanian adalah Padi Bali merah yang merupakan produk unggulan.

Nah itu tadi beberapa hal mengenai subak, mari lestarikan budaya kita. Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *